Honor of Kings resmi dirilis di Indonesia pada 20 Juni 2024. Sejak saat itu, HoK pun menjadi salah satu game MOBA yang populer di kalangan gamers tanah air. Dan hingga Maret 2026, developer terus melakukan pembaruan berkala, termasuk menghadirkan konten eksklusif regional bagi player di Indonesia.
Konten-konten tersebut diperoleh dari berbagai kolaborasi untuk menghadirkan budaya Indonesia ke dalam game. Lantas, apa saja hasil dari Honor of Kings x Budaya Indonesia sejauh ini? Yuk intip daftarnya berikut.
Daftar Konten HoK x Budaya Indonesia
baca juga: Update Season 13! Tier List Hero Honor of Kings dengan Role Farm Lane, Jungle, dan Roamer

1. Hero Garuda Khageswara
Di daftar pertama ada hero bernama Garuda Khageswara. Hero ini rilis pada 21 Oktober 2025 lalu dan menjadi bagian dari perayaan Honor of Kings 10th Anniversary. Itu karena meskipun HoK rilis di Indonesia pada 2024, game ini sudah ada sejak tahun 2015 di negara asalnya, Tiongkok.
Garuda Khageswara pun menjadi hero Indonesia pertama yang ada di game Honor of Kings dengan julukan ‘The Guardian of Nusantara’. Heronya terinspirasi dari mitologi serta lambang negara Indonesia dengan wujud manusia-burung.
Ia dibuat menjadi hero dengan role Mage, yang mana di versi Tiongkok posisi tersebut diisi oleh Ying Zheng sebelumnya. Saat periode awal perilisan, hero ini bisa didapatkan secara gratis dengan menyelesaikan berbagai quest di dalam game. Setelah event berakhir, hero dapat dibeli melalui menu Shop.
2. Skin Wukong – Anoman
Hasil dari Honor of Kings x Budaya Indonesia lainnya adalah skin Anoman untuk hero Wukong. Hero Jungler/Assassin yang sangat mematikan ini mendapatkan skin kolaborasi budaya HoK dengan Museum Nasional Indonesia.
Kolaborasi tersebut dilakukan dalam rangka merayakan kekayaan budaya pewayangan, menghasilkan skin yang diadaptasi langsung dari karakter Anoman atau Hanuman. Anoman adalah salah satu karakter dalam kisah Ramayana versi Indonesia, digambarkan sebagai seorang ksatria legendaris dengan wujud kera putih.
Jadi saat menggunakan skin Anoman, tampilan Wukong benar-benar terlihat berbeda dari skin default miliknya yang bernuansa emas dan merah. Dimana Wukong berubah menjadi kera putih lengkap dengan atribut pakaian yang mempunyai detail kain batik.
Saat skin ini dirilis, ada acara Wayang Exhibition yang digelar di Museum Nasional Indonesia. Acara tersebut menghadirkan wayang kulit asli yang mampu merepresentasikan skin Anoman milik Wukong.
3. Skin Haya – Nyi Roro Kidul
Honor of Kings x Budaya Indonesia tidak berhenti di skin Anoman. Pada Februari 2026, rilis lagi skin yang mengusung budaya Indonesia, yaitu skin Nyi Roro Kidul. Skin ini diberikan pada hero baru Haya.
Setelah sukses dengan Wukong – Anoman, developer memang semakin gencar melakukan lokalisasi budaya Indonesia ke dalam game. Skin Nyi Roro Kidul ini menjadi salah satu bentuk upaya nyata yang dilakukan.
Desainnya pun tidak main-main, mulai dari tema kostum Haya yang diadaptasi dari legenda Penguasa Laut Selatan, efek visual skill yang menampilkan ombak megah, sampai memiliki lagu tema khusus dengan kolaborasi bersama Ghea Indrawari untuk membawakan ‘Jantung Samudra’.
Hal itu tidak mengherankan, sebab skin Haya – Nyi Roro Kidul ini memang punya tingkatan Epic Limited yang eksklusif dan terbatas. Skin tersebut diperkenalkan bersama dengan event menyambut bulan Ramadhan 2026, dan bisa diperoleh secara gratis dengan menyelesaikan berbagai misi.
Itu dia deretan hasil kolaborasi Honor of Kings x Budaya Indonesia. Tentunya bukan tidak mungkin jika ke depannya akan ada semakin banyak lokalisasi budaya lagi ke dalam game. Bagaimana, apakah kamu termasuk pemain yang menantikan konten-konten seperti ini? Stay tuned ya dengan update terbaru HoK, supaya kamu tidak ketinggalan berbagai konten eksklusif seperti di atas.



